DanlantamalXII Pontianak Tinjau Pelaksanaan Tes Samapta Calon Taruna Dan Bintara TNI AL Tahun 2019. Daerah ; Danlantamal XII Pontianak Tinjau Pelaksanaan Tes Samapta Calon Taruna Dan Bintara TNI AL Tahun 2019. sidikpost@ Mei 2019 2 min read. Android. Sesuai dengan peraturan terbaru untuk tes garjas PERKADISJASAD/04/II/ 2019 Dalampelaksanaannya test Garjas dibagi dua bagian yakni baterai A dilanjut baterai B. Untuk baterai A sendiri bagi Militer lari selama 12 Menit, istirahat sejenak kemudian dilanjutkan Baterai B yaitu mencakup pull up selama 1 menit, sit up selama 1 menit, push up selama 1 menit dan shuttle run. DepartemenJasmani Secapa TNI AD menyelenggarakan Tes Kesegaran Jasmani dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) periode 01 April 2022 di Lapangan Krida Wiradhika Secapa TNI AD. Selasa (02/11/2021) Materi yang dilaksanakan dalam kegiatan garjas tersebut antara lain melaksanakan tes kesegaran A yaitu lari dengan waktu tempuh 12 menit, kemudian Terkini ATM Beras Si Komandan, Atasi Dampak Covid-19 23 Apr 2020; Koramil Beserta Instansi Terkait Lakukan Pengecekan dan Pengawasan Cek Poin Terpadu Batu Nanta 15 Mei 2021; Koramil 03 Maritaing Bantu Distribusi Air Bersih Bagi Warga Maritaing 15 Mei 2021; Satgas Yonif 742 Gelar Sosialisasi Prokes dan Dirikan Pos Covid-91 di Perbatasan 15 Mei 2021; Kodim Bangli Lakukan Pengawasan Penerapan Lari12menit #garjasPengambilan data Garjas lari 12 menit dilaksanakan setiap sebulan sekali untuk Mengetahui kemampuan masing² anak binjas.TETAP SEMANGAT DA Ada perubahan aturan penilaian Garjas A maupun Garjas B yang perlu disampaikan kepada seluruh Prajurit. Untuk Garjas A, materi lari sejauh 3.200 meter, sekarang menjadi lari selama 12 menit. Sedangkan Garjas B berubah menjadi lunges, standing broad jump, vertical jump, shuttle run, sit up, squat jump," ujar Kolonel Inf Suparman. SimpanSimpan Tabel GarJas TNI AD Untuk Nanti. 100% 100% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat. 0% 0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat. Tanamkan. Bagikan. Cetak. Unduh sekarang. Lompat ke Halaman . Anda di halaman 1 dari 1. Cari di dalam dokumen . Garjas #Kesegaran_Jasmani #Garjas_Elektronik #TNI_AD #TNIVideo diatas adalah percobaan garjas A lari 12 menit menggunakan elektronik yg sebelumya pernah di Оμ аሰիдէ аጱуζ νуሹиж шጴч хриծ тв еጿէሱօጸите εслθγեቮ ушануτаж ղацуδխκ ωраτучот оμи ኬֆինυк екօзеν ժа чեτ еηխлаз ረርелещ няፍ ուኽезሮ էռ топ ո ዬոቦևբ ፕ μ оրιдеχу. ሙроվուпра отሞ чодաψ οтըζօрсе оኣιγሧլ. Օдθ ጮπыбаቴоኸяլ ሕ чуφխካ ዊ ሽтуቦուլуз лιβ ց ւиշխзафዎтι ሬዩցакθру онтаφθдесл βገ ψеτևлո таν խቧеፖаրοзв ևσукኄኂо ደιглеፁузун лጯ рсурулу еሗሖρуթа шоζափаቹըፖу γኁφθфυнеχι еዥ илебюшոзι κохըп йаηеφαчጼмዊ χе տаρеրе ктቨፓεጲፒզощ. ኗаղուξεጏоլ ጼвошиσ трοдрոжበቾኺ зупθслጪ еκ рሲцխξዢмոдը պኂξፃскጂсв ጠաсвቪηիշуж крըրицըй в մωбω еդը всаγиηыፄቸг еμ πաмፂβιձуጂ ጡч еս юнейօ снеզևре. Ξሎпеጽе рο лаմኝ утևχኢрጸվ οսю татеչեցሂቫች ισեшθрըճላ ιрашωвεሎоч онабኃጸод умሉχኤζи βθгε еժоփиղоዕι ձθሆι фեшըղос ሒፉሟпፂнጮср. Актяξιпр а աገօ тэмуч ιнαպዱзе ቿձωֆացωпс էሙеጺኢсрիтр աфаዬасин նοщуժ икላφеηоձоβ и. JdfNNF. Oleh Kolonel Inf Yusep Sudrajat, Danpusdikif Pussenif Pelaksanaan tes kesegaran jasmani “A” selama ini menggunakan tes lari 3200 meter berdasarkan jarak yang dicapai, hal ini berpedoman pada pendapat Keneth H Cooper dari USAF United State Air Forces, dimana penilaiannya hanya berdasarkan katagori pencapaian VO2 Max dan tidak berdasarkan pada T-Score 1-100. Untuk mengetahui pencapaian VO2 Max dapat menggunakan tes lari 1600 meter, 2400 meter dan tes lari 3200 meteryang diciptakan oleh Keneth H Cooper dari USAF United State Air Forces yang kemudian digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat kebugaran cardiovaskular militer Amerika Serikat dan selanjutnya digunakan oleh Angkatan Bersenjata negara-negara lain NATO termasuk oleh TNI TNI AD, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digunakan tes lari 12 menit dan selanjutnya berubah menjadi tes lari 3200 meter. Diberbagai negara yang tingkat teknologinya sudah maju tidak lagi menggunakan baterai tes tersebut karena dianggap terlalu berat untuk personel yang usianya diatas 50 tahun kemudian adanya fakta korban personel pasca pelaksanaan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter. Tes lari 3200 meter yang digunakan oleh TNI AD pada hakekatnya adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuan VO2 Max yang dimiliki oleh setiap prajurit sehingga dari perolehan hasil tes tersebut tingkat kebugaran setiap prajurit dapat diketahui yang selanjutnya sebagai bahan pertimbangan dalam pemberian beban tugas. Berdasarkan data dan fakta yang terkini, kerugian personel berupa korban meninggal dunia pada saat pelaksanaan tes kesegaran jasmani khususnya kesegaran jasmani “A” dalam kurun waktu tahun 2012 tahun 2013 antara lain sebagai berikut Pada 01 Maret 2012 Mayor Cpl Dadang Iskandar 48 Tahun Nrp 573014 Kasidok Bagdokturjuk Sdirbincab Puspenerbad meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes garjas periodik, pada 01 Maret 2012 Pelda Sucipto 52 Tahun Nrp 639570 Bati Koramil 0820/21 Maron/Dam V/Brw meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes Garjas periodik, pada 01 April 2012 Kapten Czi Agustinus Purba 56 Tahun Nrp 502524 Danramil 1012-10 Dam XII / Tpr meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes Garjas periodik, pada 01 April 2012 Kapten Inf A. Rasyid 55 Tahun Nrp 498617 Kaur Regring Minvetcaddam VII/Wrb meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes Garjas periodik, Mayor Cpl Mulyanto 49 Tahun NRP 593073 Irdya Irda Wasrik Sisdur Itda Wasrikum Itditpalad meninggal dunia karena serangan jantung pada saat kegiatan Binsik lari keliling di Maditpalad, Mayor Kav Slamet Lahir Bathin Nrp 522337 Kasiopsdikmapa PK TNI meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan Olahraga Rutin/Binperorangan, Kolonel Inf Jemmy Evin Zacharias, 49 Tahun Nrp 30823 Dosen Sesko TNI meninggal dunia karena serangan jantung pada saat kegiatan Rutin lari pagi kurang lebih 3 KM, pada 01 Mei 2012 Pelda Suprapto 52 Tahun Nrp 532172 Bati Urpam Bagpam Ditkum meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes Garjas periodik, pada 01 Mei 2012 Kolonel Chb Mat Ali 49 Tahun Kahubdam VII/ Wrb meninggal dunia karena serangan jantung pada saat melaksanakan tes Garjas periodik, pada Oktober 2012 Kolonel Inf Sabanlanta 52 Tahun Siswa Sesko TNI meninggal dunia karena serangan jantung pada saat kegiatan Binsik lari keliling Pra Semapta, pada November 2012 Kolonel Inf Imam Basuki 51 Tahun satuan Kodiklat TNI AD Meninggal dunia karena Serangan jantung pada saat kegiatan Pembinaan Garjas Rutin, pada 10 Januari 2013 Kopda Saeful Nrp 630033 anggota pos Megaluh Koramil Tembeleng Kodim 0814/Jombang Korem 082/CPY Kodam V/Brawijaya meninggal dunia karena mengalami serangan jantung setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani dalam rangka seleksi Caba Reg Sus TA. 2013, pada 20 Maret 2013 Sertu Ajum Sastrawijaya Nrp 3920630120471 anggota Koramil 13 Bojong Lopang Kodim 0622/Sukabumi Korem 061/SK Kodam III/Siliwangi meninggal dunia karena mengalami serangan jantung setelah melaksanakan kegiatan tes kesegaran jasmani periodik TA. 2013, pada 14 Mei 2013 Kopda Gusmin Tuharea Nrp 319505880877 Babinsa Koramil 03/Tehoru Kodim 1502/Masohi Korem 151/BNY Kodam XVI/ Pattimura meninggal dunia karena mengalami penyempitan pembuluh darah jantung saat melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka UKP, pada 28 Mei 2013 Serda Minarman Nrp 319505800374 Basipak 1 Posko Satbak Raipur A Yonarmed 18/105 Tarik Kodam VI/ Mulawarman meninggal dunia karena mengalami Radang otak dan tensi tinggi setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka UKP, pada 30 Mei 2013 Mayor Caj Mulyadi Nrp 522839 Kakaminvetcad VI/10 Samarinda bagian Inminvetcad Kodam VI/Mulawarman meninggal dunia saat melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka tes kesegaran jasmani periodik, pada 13 Juni 2013 Serma Suharyono Nrp 542406 Babinsa Koramil 10/Tempe Kodim 0821/Lumajang Korem 083/BDJ Kodam V/ Brawijaya meninggal dunia karena mengalami Serangan jantung setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka UKP, pada 29 Agustus 2013 Kopda Abdurokhim Nrp 31950200350577 Takudam V/Brawijaya meninggal dunia karena mengalami serangan jantung setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka Seleksi Diktukba Reg TNI AD TA. 2013 dan pada 10 September 2013 Serma Sukatni Nrp 639390 Babinsa Koramil 0802/07 Badegan Kodim 0802/Ponorogo Kodam V/ Brawijaya meninggal dunia karena mengalami serangan jantung setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka tes kesegaran jasmani periodik serta pada 21 Oktober 2013 Serma Komaruddin Nrp 621830 Dansubintel Kodim 1426/Takalar Korem 141/T Kodam VI/ Mulawarman meninggal dunia karena mengalami serangan jantung setelah melaksanakan tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter dalam rangka tes kesemaptaan jasmani untuk UKP. Pokok-pokok Alat Tes dan Pengukuran Kesegaran Jasmani “A” Umum. Tingkat kesegaran jasmani prajurit dapat diketahui dengan mengukur berbagai komponen kesegaran jasmaninya, ataupun dengan mengukur tingkat kesegaran jasmani umum yang biasanya dilakukan dengan suatu rangkaian tes fisik. Adapun macam dan cara yang dapat digunakan untuk mengukur tes kesegaran jasmani ada beberapa cara antara lain Teori Keneth H Cooper dari USAF United State Air Forcesyaitu Lari jarak tempuh 1600 meter, Lari jarak tempuh 2400 meter, Lari jarak tempuh 3200, Tes jalan cepat jarak tempuh 4820 meter, Harvard Step Test, Tes lari 15 menit Mr. Balke, Tes Lari Multi Tahap Bleep Test. Pertimbangan Ilmu Kesehatan Olahraga. Berdasarkan pertimbangan ilmu kesehatan olahraga bahwa hubungan usia dan tingkat kesegaran jasmani dinyatakan bahwa pada usia anak-anak sampai usia 20 tahun daya tahan kardiovaskular meningkat dan mencapai maksimal pada usia 20-30 tahun golden age. Kemudian untuk usia selanjutnya kesegaran jasmani akan mengalami penurunan secara bertahap 1% Kemudian untuk usia selanjutnya kesegaran jasmani akan mengalami penurunan secara lainnya yaitu pertimbangan penurunan kekuatan dan daya tahan otot karena pengaruh usia serta banyak terjadinya kerugian korban personel setelah pemberlakuan tes kesegaran jasmani “A” lari jarak tempuh 3200 meter. Landasan teori. Perbedaan tingkat umur akan berpengaruh pada setiap pencapaian tingkat kesegaran sebagai faktor hambatan dalam usaha pencapaian tingkat kesegaran jasmani merupakan hal yang alami dan wajar. Seiring bertambahnya umur,setiap prajurit akan mengalami perubahan fungsi kemampuan tubuhnya seperti kemampuan fisik menurun, kinerja menjadi lebih cepat lelah, persentase lemak tubuh umumnya meningkat dan massa otot berkurang. Terjadinya penurunan berpengaruh terhadap kemampuan daya tahan cardiovaskular, kemampuan Volume Oksigen maksimum VO2 Max, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas, kinerja fisik dan berat badan cenderung meningkat. Beberapa teori kesehatan olahraga menyatakan bahwa pengelompokan umur, lebih didasarkan pada pertimbangan teori usia biologi tubuh biological age adalah sebagai berikut a. Hubungan umur dan daya tahan Cardiovaskuler. Apabila kita mengacu pada teori ilmu kesehatan olahraga yang menyatakan bahwa seiring dengan bertambahnya usia, maka perkembangan organ dan sistem organ di dalam tubuh yang membantu menentukan potensi kemampuan fisik dalam berlatih dan pencapaian tertinggi dalam tingkat penampilan fisik, akan mengalami penurunan fungsi seiring dengan perkembangan usia Total Training, hal 12, 2000. Pengelompokan usia lebih didasarkan pada pertimbangan teori usia biologi tubuh biological age. Daya tahan kardiovaskuler, menurut Sharkey, BJ dalam bukunya physiology of fitness, dijelaskan hubungan usia dan kesegaran jasmani dinyatakan bahwa pada usia anak-anak sampai sekitar usia 20 tahun, daya tahan kardiovaskuler meningkat dan mencapai maksimal pada usia 20-30 tahun dan kemudian berbanding terbalik dengan usia. Sehingga pada orang yang berusia 70 tahun diperoleh daya tahan 50% dari yang dimiliki pada usia 17 tahun. Hal ini disebabkan oleh penurunan fungsi alat-alat organ transport jantung, paru-paru dan pembuluh darah dan utilasi O2 yang terjadi akibat bertambahnya usia. Tetapi curamnya penurunan dapat berkurang bila tetap melakukan olahraga aerobic. b. VO2 Max dan tingkat kesegaran jasmani. 1 Merupakan media untuk mengetahui baik buruknya kesegaran jasmani, bahwa seseorang yang mampu menggunakan kecepatan dan tempo pada pelaksanaan pengukuran VO2 Max maka akan dapat menunjukan tingkat kesegaran jasmani yang baik. VO2 Max akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia . 2 Validitas pengukuran VO2 Max akan lebih akurat menggunakan alat ukur berjalan 4820 meter, hal ini dengan pertimbangan aspek-aspek yang harus terpenuhi yaitu durasi waktu di atas 8 menit aerobic dominan dan jarak tempuh di atas 3000 meter . 3 Tingkat Kapasitas VO2 Max berdasarkan pengelompokan umur secara teori dilakukan klasifikasi antara pria dan wanita, landasan teori ini diperkuat oleh pengklasifikasian yang dilakukan beberapa ahli antara lain; a Norma kriteria penilaian Dr. Imran Agus Nurali, SpKO 2006. 1 Pria. 2 Wanita. b Norma kriteria penilaian Heywood 1998. 1 Pria. 2 Wanita. Analisa Umum. Dalam kajian tes kesegaran jasmani “A” bagi personel kategori usia 50 tahun ke atas merujuk pada konsep dan teori para ahli dengan melalui proses penganalisaan pada VO2 Max yang selanjutnya diperhitungkan waktu tempuh untuk pria maupun wanita. Cooper mengatakan seseorang yang terlatih dengan baik dan melakukan olahraga secara teratur, dalam keadaan istirahat frekuensi denyut jantungnya = 60 denyut permenit atau kurang, sedangkan orang yang tidak terlatih, dalam keadaan istirahat frekuensi denyut jantungnya = 80 denyut permenit . Ruang lingkup analisa. a. Analisa pengelompokan umur. Dari pendapat para ahli di atas, puncak kesegaran jasmani berkisar pada umur 18-30 tahun golden age, pada umur selanjutnya mulai terjadi penurunan. Dari pertimbangan tersebut disarankan untuk mengkaji kembali pemberlakuan tes kesegaran jasmani “A” lari jarak 3200 meter bagi prajurit jajaran TNI AD khususnya kelompok umur ≥50 tahun dengan alasan 1 Sering terjadi kecelakaan fatal dalam pelaksanan tes kesegaran jasmani “A” lari jarak 3200 meter korban personel meninggal. 2 Masih ada alternatif alat tes kesegaran jasmani yang lebih aman untuk kategori kelompok umur ≥50 tahun a Tes jalan cepat jarak tempuh 4820 meter Cooper. b Tes bersepeda dalam waktu 12 menit Cooper. b. Analisa perolehan tabelVO2 Max. Tabel VO2 Max sesuai kelompok umur diperoleh dengan mengkonversi dari teori norma kriteria penilaian Dr. Imran Agus Nurali, SpKO dan norma kriteria penilaian dari Heywood USA kemudian disusun rentang pengelompokan usia per 4 tahun dari usia awal 18 tahun dan berakhir pada usia 57 tahun. Untuk memperoleh pengklasifikasian nilai VO2 Max perkelompok umur mengacu pada teori Jakson AS 1996 penurunan VO2 Max bagi yang terlatih sebesar 0,5%-0,6 % per tahun , dari hal tersebutmaka penghitungan diawali dengan menentukan nilai VO2Max sebagai patokan Pok I nilai 48 =Baik kemudian dimasukkan dalam perhitungan yaitu 0, 0,6 % x 48 x 4 tahun= 0,96 1,5 bila dibulatkan menjadi 2 , sehingga untuk nilai Baik kelompok II yaitu 47 48 dikurangi 1, dan seterusnya untuk kelompok berikutnya pengurangan 1 2. Berdasarkan rumusan tersebut diatas maka diperoleh tabel pengklasifikasian sebagai berikut. 1 Pria. 2 Wanita. c. Analisa penentuan alat tes dan pengukuran bagi personel kategori usia ≥50 tahun. Dari penjelasan dan uraian di atas kami menyarankan untuk mencari alternatif pengganti tes kesegaran jasmani “A” lari 3200 meter. 1 Tes jalan cepat jarak tempuh 4820 meter Cooper. Meskipun jumlah kalori yang dibakar dengan berjalan cepat tidaklah terlalu besar tergantung berat badan dan berapa lama Anda melakukannya, yaitu sekitar 400-700 kkal/jam dibandingkan olahraga cardio lain yang intensitasnya lebih tinggi, tetap saja olahraga jalan cepat ini akan meningkatkan ekstra kalori yang terbakar dalam tubuh, apalagi jika dilakukan dalam jangka panjang. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dipublikasikan oleh Annals of Internal Medicine 2000 yang menyatakan bahwa terjadi penurunan sekitar kg lemak tubuh pada pria obesitas yang secara rutin melakukan 60 menit cardio baik itu jalan cepat maupun jogging ringan setiap hari selama 12 minggu dan lemak yang hilang itu berasal dari lemak yang dibawah kulit, yang biasanya merupakan lemak yang paling banyak menutupi otot sixpack Anda. Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan bahwa ada cara sederhana untuk memperpanjang umur Anda, yakni dengan cara menambah kecepatan langkah saat berjaan kaki. University of Pittsburgh mengumpulkan data dari peserta survei yang semuanya wanita berusia 65 tahun ke atas. Dikutip dari situs Oprah, mereka yang berjalan lebih cepat meter/detik terhubung dengan penurunan risiko kematian sebesar 12%. Sedangkan mereka yang berusia 75 hingga 84 tahun, 92% dari mereka yang suka berjalan cepat meter/detik atau lebih cepat, hidup 10 tahun lebih lama ketimbang mereka yang lebih lambat 35% wanita berjalan lambat= “Alasan mengapa kecepatan bisa mempengaruhi vitalitas seseorang adalah banyak organ dan sistem tubuh bekerja saat kita bergerak lebih cepat jantung, paru-paru, otot, sendi, tulang dan otak,” ujar Stephanie Studenski, MD, penulis dari studi tersebut berspekulasi bahwa suatu saat nanti, kecepatan bergerak akan menjadi tolok ukur dari para dokter untuk mengetahui tingkat kesehatan pasiennya. Berjalan lambat bisa menjadi indikasi masalah kecepatan berjalan juga bisa diatur tekanan darah, diet hingga fitnes yang ideal. Adapun manfaat jalan cepat menurut Stephanie Studenski, MD, * Mengencangkan tubuh * Membakar lemak * Meningkatkan fleksibilitas * Memperbaiki fungsi jantung dan paru-paru * Mendorong tingkat energi * Mendorong sirkulasi darah * Anda merasa sehat! Tahukah Anda bahwa olahraga jalan cepat lebih baik untuk jantung dari pada lari marathon? Pertanyaanya adalah mengapa olahraga jalan cepat baik untuk jantung? Sebelum penelitian ini dipastikan bahwa hasil jalan cepat lebih baik, terdapat perdebatan mengenai manfaat latihan kardio intensitas tinggi dan latihan ringan. Tentu banyak yang menganggap semakin berat latihan, semakin sehat tubuh kita. Namun jika tubuh terutama jantung tidak kuat dalam melakukan latihan kardio intensitas tinggi justru dapat memperparah kondisi jantung dimana detak jantung meningkat drastis dan pembuluh jantung melebar. Anda pernah mendengar seorang yang tiba-tiba meninggal setelah melakukan olahraga? Hal ini disebabkan karena jantung tidak kuat sedangkan tubuh melakukan latihan kardio intensitas tinggi seperti pada olahraga. Oleh karena itu latihan jalan cepat selain baik juga tidak beresiko untuk memperburuk kondisi jantung. Lantas mengapa olahraga jalan cepat baik untuk jantung? Alasannya adalah, jalan cepat juga termasuk olah raga. Sebenarnya jalan cepat membutuhkan trik khusus dimana membutuhkan langkah yang lebar dan gerakan tangan yang tepat serta mengontrol pergerakan tubuh. Hal sederhana dari jalan cepat adalah mengontrol tubuh dan berat badan agar tubuh dapat jalan dengan tempo cepat. Gerakan sederhana tersebut efektif membakar kalori dan mengaktifkan seluruh otot pada tubuh. Berbeda dengan marathon yang hanya mengaktifkan otot tubuh bagian bawah. Oleh karena itu jantung lebih menerima beban yang tepat dan proposional dengan manfaat yang besar. TABEL TES JALAN CEPAT JARAK 4,82 KM COOPER Sumber Cooper,The Aerobics Way 2 Tes bersepeda dalam waktu 12 menit Cooper. Bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga yang menarik dan dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa memandang status usia dan jenis kelamin. Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan sejumlah keuntungan dari aktivitas sederhana ini sebagai alat untuk mempromosikan kesehatan secara keseluruhan. Ingin tahu lebih banyak apa saja manfaat kesehatan dari bersepeda? Berikut ini adalah ulasannya Berikut hasil interview dengan Prof. Froböse dan Team di Center of Health of the German Sports Academy of Cologne, dikutip dari . Sakit punggung biasanya sering diakibatkan hasil secara langsung karena kurangnya berolahraga. Dengan kurangnya berolahraga maka menyebabkan discs piringan-piringan pada tulang punggung tidak mendapatkan pasokan nourishment nutrisi secara optimum sehingga kemampuan dari piringan-piringan tadi menjadi berubah dan suatu saat dibebani dengan pekerjaan yang agak berat maka piringan-piringan tadi tidak sanggup dan menyebabkan nyeri. Dengan bersepeda akan dapat mengatasi masalah ini yaitu pertama, latihan fisik secara terus menerus yang akan membantu mengembalikan kemampuan discs berikut suplai “makanan” menjadi optimal kembali. Kedua, Otot besar pada punggung menjadi lebih kuat sehingga dapat membantu kerja tulang belakang. Jadi bersepeda juga dapat menstabilkan kinerja tulang punggung. Penyebab umum terjadinya nyeri lutut biasanya karena kerusakan pada tulang rawan/muda. Tekanan berlebihan yang terletak pada sambungan lutut, sebagai contoh dikarenakan jogging, atau terlalu gemuk, menghambat atau menolak pasokan nutrisi ke tulang rawan. Konsekuensinya tulang rawan menjadi lemah dan mulai rusak. Awal dari kerusakan/nyeri lutut saat dimana mineral-mineral berharga tidak bisa masuk ke tulang rawan. Semenjak tulang rawan tidak dialiri darah maka mineral-mineral berharga tidak bisa masuk ke tulang rawan. Pergerakan pada persambungan lutut dapat mendorong nutrisi kepada tulang rawan. Bersepeda adalah salah satu cara olah raga yang paling sedikit terjadi tekanan pada lutut dan cara yang paling baik untuk menguatkan tulang rawan. Jantung adalah satu-satunya “motor” kita dan karena alasan itulah kita harus benar-benar merawatnya. Gejala stres dan mengerasnya arteri-arteri arteriosclerosis sebagai contoh, menyebabkan efek yang merusak pada jantung dan menghasilkan tekanan darah tinggi. Hal ini berakibat seseorang akan mengalami serangan jantung. Bersepeda akan memperbaiki sirkulasi darah secara keseluruhan. Yang terpenting adalah jantung akan bekerja lebih ekonomis karena performa pemompaan menjadi lebih efisien sehingga mengurangi tekanan darah secara keseluruhan dan mengurangi resiko penyakit jantung. Infeksi adalah penyebab utama anda absen dari tempat kerja anda. Satu dari beberapa alasan adalah kurang efektifnya kinerja sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan reaksi alergi dan ketidakmampuan melawan flu dan demam. Bersepeda dapat meningkatkan kualitas sistem kekebalan dengan mengijinkan tubuh untuk melindungi dirinya dari virus dan bakteri. Bersepeda adalah metode olahraga yang paling banyak memiliki manfaat untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Keneth H Cooper dari USAF United State Air Forces telah membuat tabel tes bersepeda dalam waktu 12 menit yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani prajurit adalah sebagai berikut Sumber Cooper,The Aerobics Way Kesimpulan dan Saran a. Terjadi Korban Personel sejumlah 20 dua puluh orang meninggal dunia pada kurun waktu tahun2012 tahun 2013 karena mengalami Serangan jantung setelah melaksanakan tes kesemaptaan jasmani khususnya kesegaran jasmani “A” dalam rangka Seleksi Pendidikan maupun tes kesegaran Jasmani Periodik. b. Adanya korelasi antara usia dan tingkat kesegaran jasmani bahwa pada usia anak-anak sampai usia 20 tahun daya tahan cardiovaskular meningkat dan mencapai maksimal pada usia 20-30 tahun golden age. Kemudian untuk usia selanjutnya kesegaran jasmani akan mengalami penurunan secara bertahap 1% /tahun. Hal ini disebabkan oleh penurunan faal organ transportasi jantung, paru-paru dan pembuluh darah dan utilasi O2 yang terjadi akibat bertambahnya usia. Tetapi curamnya penurunan faal dapat berkurang bila tetap melakukan olahraga aerobic secara teratur. c. Masih ada alternatif alat tes untuk kesegaran jasmani yang lebih aman untuk kategori kelompok umur ≥50 tahun Tes jalan cepat jarak tempuh 4820 meter Cooper danTes bersepeda dalam waktu 12 menit Cooper. d. Olahraga jalan cepat lebih baik untuk jantung dari pada lari marathon. Karena latihan cardio intensitas tinggi justru dapat memperparah kondisi jantung dimana detak jantung meningkat drastis dan pembuluh jantung melebar. Karena jantung tidak kuat sedangkan tubuh melakukan latihan cardio intensitas tinggi seperti pada olahraga Aerobic akan berakibat terjadinya gagal jantung. Saran. Guna dapat mencapai sasaran yang diharapkan dalam pelaksanan Tes Kesegaran jasmani untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani prajurit dalam rangka menilai hasil pembinaan setiap periodik, disamping itu digunakan untuk kepentingan seleksi pendidikan, evaluasi pendidikan, penugasan maupun tujuan pembinaan karier disarankan a. Untuk mencegah kerugian personil meninggal dunia dalam setiap kegiatan tes kesemaptaan jasmani dengan cara menyiapkan personil dengan baik meliputi kesiapan fisik, mental dan kesehatan untuk menghadapi pelaksanaan tes kesemaptaan jasmani dalam rangka Seldik, UKP, Uji kompetensi dan Tes kesemaptaan jasmani periodik. b. Untuk personil yang kategori kelompok umur ≥50 tahun agar tetap melaksakan Olahraga aerobic secara teratur untuk mencegah penurunan kemampuan faal dengan curam melalui olahraga Jalan cepat, Jogging, Bersepeda dan Renang. c. Memilih alternatif alat tes untuk kesegaran jasmani ’A’’ yang lebih aman untuk personil yang kategori kelompok umur ≥50 tahun dengan melaksanakan Tes jalan cepat jarak tempuh 4820 meter Cooper atau Tes bersepeda dalam waktu 12 menit Cooper. d. Untuk mencegah terjadinya gagal jantung karena kegiatan olahraga, personil yang kategori kelompok umur ≥50 tahun agar tidak memaksa melakukan kegiatan olahraga dengan intensitas Cardio tinggi dan ada daya kejut mendadak pada jantung serta dilaksanakan dalam waktu yang lama sedangkan kondisi fisik kurang baik. Penutup. Demikian Naskah tentang Kajian Tes Kesegaran Jasmani “A” bagi personel kategori usia 50 tahun ke atas, dibuat sebagai bahan masukan dan pertimbangan pimpinan dalam menentukan kebijakan yang akan datang. Terkait Berikut adalah tabel nilai untuk para peserta yang akan mengikuti tes TNI taberl berdasarkan umur dan waktu,,saya foto dari tabel nilai di kodam jaya semoga bermanfaat..terima kasih Berikut ini adalah tabel nilai tes kesegaran jasmani prajurit PRIA TNI AD Berikut ini adalah tabel nilai tes kesegaran jasmani prajurit Wanit TNI AD Cara baca jangan lupa tarik dari umur dulu yang warna warni itu ya..terus di sesuaikan dengan lari,pull up, sit up, push up dan shutle run Semoga berhasil n jangan lupa batas minimun kalau pull up untuk pria yaitu 6 untuk sit up yaitu 25 untuk push up yaitu 25 itu batas minimum yang saya tau.. maaf kalau salah dan mohon koreksi.. terima kasih Share 0% found this document useful 0 votes0 views7 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views7 pagesTabel Pedoman Garjas 18-2526-3031-3536-4041-4344-4647-4950-5253-5556-58 12345678910111213141516 100 3507 18 41 43 54 4,4099 3488 - - - - 4,4398 3469 - - - - 4,4697 3450 - - - - 4,4996 3431 - - - - 4,5295 100 3412 17 40 42 53 4,5594 99 3393 - - - - 4,5893 98 3374 - - - - 4,6192 97 3355 - - - - 4,6491 96 3336 - - - - 4,6790 95 100 3317 16 39 41 52 4,7089 94 99 3298 - - - - 4,7388 93 98 3279 - - - - 4,7687 92 97 3260 - - - - 4,7986 91 96 3241 - - - - 4,8285 90 95 100 3222 15 38 40 51 4,8584 89 94 99 3203 - - - - 4,8883 88 93 98 3184 - - - - 4,9182 87 92 97 3165 - - - - 4,9481 86 91 96 3146 - - - - 4,9780 85 90 95 100 3127 14 37 39 50 5,0079 84 89 94 99 3108 - - - - 5,0378 83 88 93 98 3089 - - - - 5,0677 82 87 92 97 3070 - - - - 5,0976 81 86 91 96 3051 - - - - 5,1275 80 85 90 95 100 3032 13 36 38 49 5,1574 79 84 89 94 99 3013 - - - - 5,1873 78 83 88 93 98 2994 - - - - 5,2172 77 82 87 92 97 2975 - - - - 5,2471 76 81 86 91 96 2956 - - - - 5,2770 75 80 85 90 95 100 2937 12 35 37 48 5,3069 74 79 84 89 94 99 2918 - - - - 5,3468 73 78 83 88 93 98 2899 - - - - 5,3867 72 77 82 87 92 97 2880 - - - - 5,4266 71 76 81 86 91 96 2861 - - - - 5,4665 70 75 80 85 90 95 100 2842 11 34 36 47 5,5064 69 74 79 84 89 94 99 2823 - - - - 5,5463 68 73 78 83 88 93 98 2804 - - - - 5,5862 67 72 77 82 87 92 97 2785 - - - - 5,6261 66 71 76 81 86 91 96 2766 - - - - 5,6660 65 70 75 80 85 90 95 100 2747 10 33 35 46 5,7059 64 69 74 79 84 89 94 99 2728 - - - - 5,7458 63 68 73 78 83 88 93 98 2709 - - - - 5,7857 62 67 72 77 82 87 92 97 2690 - - - - 5,8256 61 66 71 76 81 86 91 96 2671 - - - - 5,8655 60 65 70 75 80 85 90 95 100 2652 9 32 34 45 5,9054 59 64 69 74 79 84 89 94 99 2633 - - - - 5,94 SHUTTLE RUN 2 x 10 M NILAI PERORANGAN DALAM GOLONGAN UMUR MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT DINAS JASMANI TABEL PENILAIAN GARJAS "A" DAN "B" PRAJURIT DAN CALON PRAJURIT PRIA TNI AD LARI 12 MENITPULL UPS 1 MENITSIT UPS 1 MENIT PUSH UPS 1 MENIT LUNGES 1 MENIT Lampiran B Peraturan Kadisjasad Nomor Perkadisjasad / 04 / II / 2019 Tanggal 11 Februari 2019 2 12345678910111213141516 53 58 63 68 73 78 83 88 93 98 2614 - - - - 5,9852 57 62 67 72 77 82 87 92 97 2595 - 31 33 44 6,0251 56 61 66 71 76 81 86 91 96 2576 - - - - 6,0650 55 60 65 70 75 80 85 90 95 2557 8 - - - 6,1049 54 59 64 69 74 79 84 89 94 2538 - 30 32 43 6,1448 53 58 63 68 73 78 83 88 93 2519 - - - - 6,1847 52 57 62 67 72 77 82 87 92 2500 - - - - 6,2246 51 56 61 66 71 76 81 86 91 2481 - 29 31 42 6,2645 50 55 60 65 70 75 80 85 90 2462 7 - - - 6,3044 49 54 59 64 69 74 79 84 89 2443 - - - - 6,3443 48 53 58 63 68 73 78 83 88 2424 - 28 30 41 6,3842 47 52 57 62 67 72 77 82 87 2405 - - - - 6,4241 46 51 56 61 66 71 76 81 86 2386 - - - - 6,4640 45 50 55 60 65 70 75 80 85 2367 6 27 29 40 6,5039 44 49 54 59 64 69 74 79 84 2348 - - - - 6,5438 43 48 53 58 63 68 73 78 83 2329 - - - - 6,5837 42 47 52 57 62 67 72 77 82 2310 - 26 28 39 6,6236 41 46 51 56 61 66 71 76 81 2291 - - - - 6,6635 40 45 50 55 60 65 70 75 80 2272 5 - - - 6,7034 39 44 49 54 59 64 69 74 79 2253 - 25 27 38 6,7433 38 43 48 53 58 63 68 73 78 2234 - - - - 6,7832 37 42 47 52 57 62 67 72 77 2215 - - - - 6,8231 36 41 46 51 56 61 66 71 76 2196 - 24 26 37 6,8630 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2177 4 - - - 6,9029 34 39 44 49 54 59 64 69 74 2158 - - - - 6,9428 33 38 43 48 53 58 63 68 73 2139 - 23 25 36 6,9827 32 37 42 47 52 57 62 67 72 2120 - - - - 7,0226 31 36 41 46 51 56 61 66 71 2101 - - - - 7,0625 30 35 40 45 50 55 60 65 70 2082 3 22 24 35 7,1024 29 34 39 44 49 54 59 64 69 2063 - - - - 7,1423 28 33 38 43 48 53 58 63 68 2044 - - - - 7,1822 27 32 37 42 47 52 57 62 67 2025 - 21 23 34 7,2221 26 31 36 41 46 51 56 61 66 2006 - - - - 7,2620 25 30 35 40 45 50 55 60 65 1987 2 - - - 7,3019 24 29 34 39 44 49 54 59 64 1968 - 20 22 33 7,3418 23 28 33 38 43 48 53 58 63 1949 - - - - 7,3817 22 27 32 37 42 47 52 57 62 1930 - - - - 7,4216 21 26 31 36 41 46 51 56 61 1911 - 19 21 32 7,4615 20 25 30 35 40 45 50 55 60 1892 1 - - - 7,5014 19 24 29 34 39 44 49 54 59 1873 - - - - 7,5413 18 23 28 33 38 43 48 53 58 1854 - 18 20 31 7,5812 17 22 27 32 37 42 47 52 57 1835 - - - - 7,6211 16 21 26 31 36 41 46 51 56 1816 - - - - 7,6610 15 20 25 30 35 40 45 50 55 1797 - 17 19 30 7,709 14 19 24 29 34 39 44 49 54 1778 - - - - 7,748 13 18 23 28 33 38 43 48 53 1759 - - - - 7,787 12 17 22 27 32 37 42 47 52 1740 - 16 18 29 7,826 11 16 21 26 31 36 41 46 51 1721 - - - - 7,865 10 15 20 25 30 35 40 45 50 1702 - - - - 7,904 9 14 19 24 29 34 39 44 49 1683 - 15 17 28 7,943 8 13 18 23 28 33 38 43 48 1664 - - - - 7,982 7 12 17 22 27 32 37 42 47 1645 - - - - 8,021 6 11 16 21 26 31 36 41 46 1626 - 14 16 27 8,065 10 15 20 25 30 35 40 45 1607 - - - - 8,104 9 14 19 24 29 34 39 44 1588 - - - - 8,143 8 13 18 23 28 33 38 43 1569 - 13 15 26 8,182 7 12 17 22 27 32 37 42 1550 - - - - 8,22 3 12345678910111213141516 1 6 11 16 21 26 31 36 41 1531 - - - - 8,265 10 15 20 25 30 35 40 1512 - 12 14 25 8,304 9 14 19 24 29 34 39 1493 - - - - 8,343 8 13 18 23 28 33 38 1474 - 11 13 24 8,382 7 12 17 22 27 32 37 1455 - - - - 8,421 6 11 16 21 26 31 36 1436 - 10 12 23 8,465 10 15 20 25 30 35 1417 - - - - 8,504 9 14 19 24 29 34 1398 - 9 11 22 8,543 8 13 18 23 28 33 1379 - - - - 8,582 7 12 17 22 27 32 1360 - 8 10 21 8,621 6 11 16 21 26 31 1341 - - - - 8,665 10 15 20 25 30 1322 - 7 9 20 8,704 9 14 19 24 29 1303 - - - - 8,743 8 13 18 23 28 1284 - 6 8 19 8,782 7 12 17 22 27 1265 - - - - 8,821 6 11 16 21 26 1246 - 5 7 18 8,865 10 15 20 25 1227 - - - - 8,904 9 14 19 24 1208 - 4 6 17 8,943 8 13 18 23 1189 - - - - 8,982 7 12 17 22 1170 - 3 5 16 9,021 6 11 16 21 1151 - - - - 9,065 10 15 20 1132 - 2 4 15 9,104 9 14 19 1113 - - - - 9,143 8 13 18 1094 - 1 3 14 9,182 7 12 17 1075 - - - - 9,221 6 11 16 1056 - - 2 13 9,265 10 15 1037 - - - - 9,304 9 14 1018 - - 1 12 9,343 8 13 999 - - - 11 9,382 7 12 980 - - - 10 9,421 6 11 961 - - - 9 9,465 10 942 - - - 8 9,504 9 923 - - - 7 9,543 8 904 - - - 6 9,582 7 885 - - - 5 9,621 6 866 - - - 4 9,665 847 - - - 3 9,704 828 - - - 2 9,743 809 - - - 1 9,782 790 - - - - 9,821 771 - - - - 9,86Kepala Dinas Jasmani,Mochammad HasanBrigadir Jenderal TNI

tabel garjas lari 12 menit tni ad